Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN
Kilas Berita  
Gurita dari Luwu Banggai Jangkau Pasar Meksiko

JAKARTA - Pandemi covid-19 tak menghalangi permintaan komoditas kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk di pasar ekspor. Terbaru, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah melepas ekspor langsung 1 kontainer gurita (octopus Sp) ke Meksiko.

"Kita patut berbangga, gurita ini produk hasil perikanan Kabupaten Luwuk Banggai bisa diekspor ke Meksiko," kata Kepala BKIPM, Rina, di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Rina menambahkan, pelepasan tersebut berlangsung Senin, kemarin dan dikemas dengan tema "Menembus Batas Tatanan Normal Baru dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional." Volume gurita yang diekspor sebanyak 20.500 kilogram senilai Rp1,1 miliar.

"Semoga kegiatan ini menjadi triger untuk ekspor selanjutnya dari kabupaten Luwu Banggai dan daerah di sekitarnya," sambungnya.

Sebagai informasi, kegiatan ekspor pada Senin kemarin ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Abdullah Ali dan dihadiri oleh Kepala Kantor Pelayanan Bea Cukai Luwuk, Kepala Syahbandar Luwuk, Dinas Perdagangan dan Pengelola KM. Meratus. Pada kegiatan tersebut, diserahkan pila sertifikat kesehatan (Health Certificate) kepada PT Banggai Indo Gemilang selaku ekaportir sebagai jaminan bahwa produk tersebut diproduksi oleh UPI yang telah menerapkan hazard analysis and critical poin (HACCP) sehingga aman bagi konsumen dan memenuhi persyaratan negara tujuan.

Rina memastikan jajarannya di BKIPM akan terus melakukan pelayanan secara optimal sekaligus mendorong pelaku usaha untuk mengekspor produknya.

"Semangat kita melayani dan mempermudah pelayanan. Kkta harapkan dengan begitu, geliat ekspor terus tumbuh," tandasnya.

Sebelummya, selama 2020, keberterimaan produk kelautan dan perikanan Indonesia telah menjangkau 157 negara. Selain itu,  sebanyak 2.191 unit pengolah ikan (UPI) telah terdaftar ke negara mitra pada tahun 2020. BKIPM pun terus mendorong pemangku ke kebijakan terkait untuk bersinergi dalam kegiatan ekspor langsung dari daerah produksi ke negara tujuan.

Selama 2020, BKIPM juga berhasil mendorong 4 direct call atau ekspor langsung dari daerah ke negara tujuan. Keempat direct call tersebut antara lain: pertama, Manado-Jepang. Rina menjabarkan, ekspor langsung ini terwujud berkat sinergi antara BKIPM Manado, Bea Cukai Manado, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dan Angkasa Pura.

Direct call kedua dari Manokwari ke Singapura yang diluncurkan pada 20 Oktober 2020.

Ketiga, dorect call dari bandara udara Mutiara Sis Aljufri, Palu langsung ke Jepang. Terakhir, direct ekspor perdana dari Ambon-Manado-Jepang yang lebih efisien karena perbedaan waktu tempuh yang sebelumnya 24 - 26 jam via Ambon – Jakarta – Narita menjadi 13 jam.

BKIPM   19 Januari 2021   Dilihat : 137



Artikel Terkait: