Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
REPUBLIK INDONESIA
Kilas Berita  
FAQ Tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan)
1. Q :

Apakah itu Gemarikan?

  A : Gemarikan atau disingkat Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan adalah upaya sistematis dan terstruktur yang diinisiasi KKP dengan melibatkan seluruh komponen/elemen bangsa baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha/swasta, sekolah/perguruan tinggi, organisasi masyarakat dan profesional untuk bersama-sama membangun kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat agar gemar mengonsumsi ikan. Tujuannya, untuk meningkatkan permintaan masyarakat atas produk perikanan dan meningkatkan asupan gizi yang berasal dari ikan, sehingga berimplikasi pada peningkatan konsumsi ikan nasional.
     
2. Q :

Sejak kapan Gemarikan resmi diluncurkan?

  A :

Gemarikan resmi diluncurkan tahun 2004 oleh Presiden RI dan terus berkembang hingga saat ini serta diadopsi oleh seluruh pemerintah provinsi/kabupaten/kota, pelaku usaha organisasi masyarakat dan kementerian/lembaga terkait.

     
3. Q : Kenapa ikan bagus dipilih sebagai sumber protein hewani?
  A :

Menurut data Susenas (Survey Sosial Ekonomi Nasional) BPS, protein ikan memberikan kontribusi terbesar dalam kelompok sumber protein hewani sekitar 57,2% dibanding daging, telur dan susu. Selain itu, ikan dapat diterima oleh semua agama. Kandungan komposisi asam amino, lemak, vitamin dan mineral sangat baik dan prospektif bagi tubuh. Keragaman ikan tinggi baik dari segi jenis, bentuk, warna, rasa dan ukuran sehingga dapat diproses lebih lanjut menjadi berbagai macam produk olahan. Sedangkan keragaman harga ikan dapat memenuhi semua segmen kelas ekonomi. Karena ikan mudah dicerna dan diserap tubuh dengan kekayaan kandungan gizinya maka ikan sangat berperan penting dalam Gerakan Peningkatan Gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

     
4. Q :

Apa saja gizi yang terkandung dalam ikan?

  A : Gizi ikan kaya dengan Omega 3 yang bagus untuk meningkatkan IQ, antioksidan, mengurangi resiko kanker, resiko kanker, resiko penyakit jantung, resiko stroke, resiko radang sendi, resiko penyakir alzheimer, resiko depresi. Kandungan gizi lainnya yaitu protein, asam lemak, karbohidrat, vitamin A, B6, B12, D, Yodium, Zat besi, selenium, seng, fluor dan kalsium.
     
5. Q :

Apa saja kegiatan Gemarikan yang dilakukan?

  A : Pameran produk kelautan dan perikanan di dalam negeri, promosi di media massa, lomba masak serba ikan tingkat nasional, bazaar produk dan kuliner perikanan, kerjasama mitra gemarikan, lomba inovasi menu masakan ikan, festival perikanan nusantara dalam rangka Hari Ikan Nasional 21 November, pembentukan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) tingkat daerah dan pusat, Rakor Gemarikan dan Forikan.
     
6. Q : Jelaskan secara singkat tentang Forum Peningkan Konsumsi Ikan (Forikan)?
  A :

Forikan adalah forum kerjasama yang beranggotakan unsur lintas lembaga, lintas sektoral, lintas profesi dan lintas budaya baik dari kalangan pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk mendukung akselerasi dan mensukseskan Gemarikan. Forikan Indonesia terdiri dari Forikan Pusat yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 26/MEN/2006, dan Forikan tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota). Forikan dibentuk untuk menjalin koordinasi, keterpaduan langkah dan tindakan dari seluruh instansi terkait baik tingkat pusat maupun daerah sekaligus berperan sebagai inspirator, kreator, motivator dan aktivator Gemarikan.Visi Forikan adalah Masyarakat Sehat dan Cerdas dengan Ikan sebagai Menu Utama Keluarga Indonesia. Sampai dengan Tahun 2017, telah dibentuk 34 Forikan Tingkat Provinsi dan 233 Forikan Tingkat Kabupaten/Kota.

     
7. Q : Apa saja syarat menjadi peserta bazaar produk dan kuliner perikanan di KKP?
  A :

Syarat menjadi peserta bazaar produk dan kuliner perikanan di KKP :

  1. Pelaku usaha yang memiliki bidang usaha pengolahan dan pemasaran produk perikanan
  2. Pernah memperoleh pembinaan dari Dinas terkait setempat
  3. Memiliki izin usaha atau izin edar produk perikanan seperti SKP/ PIRT/ Halal/ SNI
  4. Bersedia menyiapkan produk perikanan yang bersih dan higienis
  5. Bersedia memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Panitia Penyelenggara Bazaar
     
8. Q :

Bagaimana prosedur menjadi peserta bazaar produk dan kuliner perikanan di KKP?

  A :

Prosedur menjadi peserta bazaar produk dan kuliner perikanan di KKP :

  1. Menghubungi Sub Direktorat Promosi - Direktorat Pemasaran, Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan ke nomer telp 021 – 3519070 ext 6176, 6306 atau 021 - 3521977, atau datang langsung ke Gedung Mina Bahari III lantai 13 Jl. Medan Merdeka Timur No 16 Jakarta Pusat
  2. Mengisi form pendaftaraan mengikuti bazaar
  3. Membawa sampel produk perikanan yang telah dikemas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Admin KKP   02 Januari 2019   Dilihat : 5825



Artikel Terkait: