Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

SKPT Talaud
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Bangun SPBN di Ujung Utara Indonesia, Mendukung Sentra Kelautan dan Perikanan Talaud

Kementerian Kelautan dan Perikanan saat ini sedang membangun Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di 15 lokasi di wilayah terluar di seluruh Indonesia, salah satunya di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan kabupaten yang terletak di kawasan paling ujung utara Indonesia yang terdiri dari 20 pulau dengan jumlah penduduk sekitar 91.067 jiwa. Kabupaten ini adalah salah satu wilayah terluar Indonesia yang menjadi target pembangunan pulau-pulau kecil terluar. 

Dukungan sebagai Proyek Strategis Nasional melalui Sentra Kelautan dan Perikanan (SKPT) Talaud, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden nomor 56 tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, diharapkan Talaud menjadi kabupaten yang akan semakin berkembang kedepannya.

Pengembangan bisnis perikanan di SKPT Talaud juga tidak lepas dari kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM) bagi para nelayan yang berjumlah 11.072 jiwa dan menempati kedudukan kedua mata pencaharian utama di Talaud. Perhitungan kebutuhan BBM untuk kapal ikan yang ada di Talaud pada tahun 2016 saja mencapai 3.249.216 liter per tahunnya dan akan semakin bertambah ke depannya.

  

Perhitungan Kebutuhan BBM Kapal Ikan Existing di Talaud

Kebutuhan BBM Kapal Exsisting

Unit

PK MESIN

Lama Layar (Jam)

Konstanta

Kebutuhan BBM /hari

Kebutuhan BBM /bulan

Kebutuhan BBM /tahun

Kapal 20 - 30 GT  (Purse Seine)

9

240

6

0.12

1,555

31,104

248,832

Kapal 10 - 20 GT (Purse Seine)

18

40

6

0.12

518

10,368

82,944

Kapal 5 - 10 GT (Handline)

38

40

6

0.12

1,094

21,888

175,104

Kapal 3 - 5 GT (jaring dasar, handline)

1106

20

6

0.12

15,926

318,528

2,548,224

Kapal <5 GT (pancing)

337

5

6

0.12

1,213

24,264

194,112

Total Kebutuhan BBM (Liter)

       

20,308

406,152

3,249,216

Total Kebutuhan BBM (KL)

       

20.31

406.15

3,249.22

(sumber: KKP, 2016)

 

Selama ini kebutuhan akan bahan bakar minyak bagi penduduk Talaud dipenuhi dari SPBU di Kecamatan Melonguane dan SPBU di Kecamatan Kabaruan. Saat ini, suplai BBM ke SPBU di Pulau Melonguane, Kepulauan Talaud ini dikirim menggunakan kapal tongkang yang menempuh jarak 211 KM dengan waktu tempuh 20 jam dari Terminal BBM Bitung, Sulawesi Utara. 

Sedangkan untuk kebutuhan nelayan khususnya di kawasan SKPT Talaud yang terpusat di PPI Salibabu Desa Dalum Kecamatan Salibabu masih belum dapat terpenuhi dengan baik. Untuk memenuhi kebutuhan BBM bagi masyarakat pesisir SKPT Talaud maka rencananya akan dibangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBN) di kawasan PPI Salibabu.

Nelayan Talaud sendiri sangat menyambut baik rencana pembangunan SPBN ini, sehingga pada tanggal 1 Februari 2019 dilakukan peletakan batu pertama pembangunan SPBN. Peletakan batu pertama ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Brahmantya Satyamurti Poerwadi bersama-sama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Adolf Binilang. Prosesi peletakan batu pertama ini juga dihadiri oleh Komandan Lanal Melonguane, Kejari Talaud, Direktur Jasa Kelautan, Asisten 2 Setda Talaud, Kadis Perikanan Talaud, Kaban Kesbangpol, Kadis Perhubungan Pemda Talaud, dan masyarakat nelayan Talaud.

Besar harapan dari masyarakat nelayan SKPT Talaud agar SPDN ini nantinya akan rampung dibangun di tahun 2019 dan dapat beroperasi pada tahun 2020 sehingga nelayan dapat terpenuhi kebutuhan BBM dan semakin mudah untuk melaut.

 

Admin Talaud   29 Maret 2019   Dilihat : 1528



Artikel Terkait: