Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

SKPT Talaud
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Koperasi Tirta Mas Luncurkan Kapal Penangkap Ikan 30 GT

KOPERASI TIRTA MAS LUNCURKAN KAPAL PENANGKAP IKAN 30 GT  

Kontributor : Helda Rapar & Prita Dwi Wahyuni

Gelar peluncuran kapal penangkap ikan “Tirta Mas 01” berkapasitas 30 GT oleh Koperasi Tirta Mas telah dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 22 September 2021 bertempat di Desa Alo Utara Kabupaten Kepulauan Talaud. Koperasi Tirta Mas yang diketuai oleh Darma Taliisan merupakan salah satu koperasi binaan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Talaud.

Koperasi Tirta Mas

Acara peluncuran kapal ini diawali dengan ibadah dan adat yang dihadiri oleh tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah Desa Alo Utara, dengan tetap mengedapankan prosedur kesehatan Covid-19.

Peserta Peluncuran Kapal ‘Tirta Mas 01’

Darma Taliisan mengatakan jika peluncuran kapal ini memakan waktu sekitar 2 (dua) tahun untuk penyelesaiannya. Kapal pajeko 30 GT ini dibuat karena Darma melihat potensi ikan yang melimpah di perairan Talaud tapi belum didukung oleh ketersediaan armada kapal penangkap ikan yang memadai. Sehingga perlu dibuat kapal yang lebih besar untuk mendukung proses penangkapan ikan di laut agar mendapat hasil tangkapan yang maksimal. Kapal yang dinamai ‘Tirta Mas 01’ ini akan beroperasi di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Sosok Darma Taliisan

Proses pembuatan kapal tangkap 30 GT memakan biaya yang cukup besar sekitar Rp. 1.200.000.000,- (satu milyar dua ratus juta rupiah) dengan sumber utama pembiayaan kapal  berasal dari LPMUKP-KKP sejumlah Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) dan dana mandiri dari Koperasi Tirta Mas.

Kapal Tirta Mas 01

Dengan adanya kapal tangkap ini diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan bagi masyarakat di sekitar Koperasi Tirta Mas.

Proses Peluncuran Kapal

Pemerintah Desa Alo Utara Bapak Junus Larenggam mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Darma Taliisan dalam peluncuran kapal 30 GT dan mendukung sepenuhnya Koperasi Tirta Mas dalam pengembangan usaha nelayan di Desa Alo Utara. Dengan pembuatan dan peluncuran kapal 30 GT ini menunjukkan bahwa Koperasi Tirta Mas mampu mandiri dan berupaya meingkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat disekitarnya.

Darma berharap pemerintah dapat membantu dari segi regulasi atau peraturan sehingga dapat mempermudah nelayan untu saling bersinergi dan dapat membantu nelayan Talaud. Regulasi yang diharapkan adalah penertiban rumpon atau lahan tangkapan dan penertiban kapal dari Bitung dan Manado yang sekarang masuk sampai wilayah tangkapan 4 mil yang didukung oleh teknologi penangkapan ikan yang canggih. Hal tersebut menyebabkan nelayan lokal akan kesulitan untuk bersaing dan tentunya al ini dapat merugikan nelayan lokal. Selain itu juga dibutuhkan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat untuk pengembangan usaha perikanan di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kedepan, kebutuhan akan es untuk penanganan ikan pasca tangkap diatas kapal sangat besar. Es yang berasal dari produksi Ice Flake Machine (IFM) 1,5 ton bantuan dari SKPT Talaud kurang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan es dari nelayan anggota koperasi dan masyarakat disekitarnya apalagi dengan adanya kapal 30 GT yang baru diluncurkan. Nelayan anggota Koperasi Tirta Mas jmembutuhkan cold storage untuk dapat memproses dan menampung ikan sendiri sehingga kelak ikan hasil tangkapan dapat dipasarkan secara langsung ke Surabaya dan Jakarta dengan refer container kapal PELNI melalui jalur Tol Laut.

Kemandirian Koperasi Tirta Mas dalam pengadaan dan peluncuran kapal 30 GT ini sangat layak diapresiasi dan kedepannya semoga dapat ditiru oleh koperasi-koperasi binaaan SKPT Talaud lainnya. Jayalah nelayan Talaud.

Admin Talaud   23 September 2021   Dilihat : 1662



Artikel Terkait: