Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

SKPT Talaud
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Peran Tim Satgas Covid-19 Desa Dalum Dalam Memutus Mata Rantai Covid 19

Peran Tim Satgas Covid-19 Desa Dalum Dalam Memutus Mata Rantai Covid 19

Kontributor:

Helda Rapar dan Prita Dwi Wahyuni

 

 

          Penyebaran virus Covid-19 yang semakin meningkat di tanah air, tak luput juga sampai ke Kabupaten Kepulauan Talaud yang sudah menelan korban jiwa dan memasuki zona kuning yang menyebabkan meningkatnya perasaan takut dan was-was bagi setiap orang yang mendengarnya, sehingga hal ini memerlukan perhatian yang serius dari pemerintah daerah. Penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Talaud selama ini sudah direspon dengan cepat oleh pemerintah kabupaten dengan dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di desa-desa yang berada di Kabupaten Kepulauan Talaud.

 

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2020 tentang Prioritas Pembangunan Dana Desa Tahun 2021 pasal 6 ayat 3 bahwa penggunaan dana desa untuk mewujudkan desa sehat dan sejahtera melalui Desa Aman Covid-19, hal ini juga didukung dengan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Utara Nomor 440/20.2332/Sekr-Ro.pem tentang Tindak Lanjut Desa/Kelurahan Tanggap Covid-19 serta hasil rapat Forkompinda Kabupaten Kepulauan Talaud yang telah dilaksanakan pada tanggal 5 Januari 2021. Terkait dengan upaya Pemerintah Daerah dalam rangka menjaga dan melindungi Desa/Kelurahan dari dampak Penyebaran Covid-19 maka terbentuklah Satuan Tugas Covid-19 di Desa Dalum Kecamatan Salibabu yang menjadi tempat lokasi SKPT Talaud berada.

 

 

          Satuan tugas (Satgas) sendiri terdiri dari ketua (Kepala Desa), sekretaris (Sekretaris Desa) dan anggota, yang terdiri dari perangkat desa, unsur kesehatan 1 orang, Babinsa dan Babinkantibmas serta ketua Badan Perwakilan Desa (BPD). Satgas Covid-19 yang berada disetiap desa di Kabupaten Kepulauan Talaud mempunyai tugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan diseluruh rumah penduduk dan ditempat-tempat ibadah, sekolah dan tempat umum lainnya yang ada di Desa secara serentak sebanyak 3 s/d 4 kali dalam kurun waktu bulan Januari s/d Maret 2021. Selain itu juga melakukan pengawasan akativitas warga yang ada di setiap desa dan mencatat kedatangan masyarakat baik warga maupun bukan warga sebagai pelaku perjalanan untuk diterapkan protokol Kesehatan. Juga apabila di desa ditemui waga masyaarakat yang terindikasi mengalami gejala-gejala agar segera berkoordinasi sesuai dengan protokol kesehatan.

 

           Kantor sekretariat SKPT Talaud yang berlokasi di Desa Dalum pun tak luput dari penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan oleh Satgas Covid 19 Desa Dalum dengan tujuan untuk memutus mata rantai Covid 19. Tugas yang mulia dilakukan dengan penuh tanggung jawab demi untuk menjaga penyebaran Covid 19 dan peran serta dari warga masyarakat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan dengan cara mematuhi protokol kesehatan Covid 19, dengan 3M: Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak.    

 

 

Kebiasaan baru 3M sejak wabah Covid 19 implementasinya memang belum dilakukan secara menyeluruh oleh semua elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud. Masih saja ada warga yang belum terbangun kesadarannya dan belum memakai masker, sehingga hal ini dibutuhkan edukasi oleh pemerintah daerah kepada masyarakat  mengenai pentingnya memakai masker untuk perlindungan diri dari wabah Covid 19 dan bagi orang disekitarnya. Penerapan 3M membutuhkan proses dan edukasi harus dilakukan secara terus-menerus dan tidak hanya dilakukan pada saat sudah menelan korban jiwa. Semoga masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud dijauhkan dari virus Covid-19 selama pandemi berlangsung.

 

Admin Talaud   27 Januari 2021   Dilihat : 2034



Artikel Terkait: