KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA

Ministry of Marine Affairs and Fisheries Republic of Indonesia

Kementerian Kelautan dan Perikanan Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1436 H
Korupsi perbuatan hina dan dosa. Korupsi merugikan bangsa dan negara,maka laporkan ke KPK.
Mewujudkan Indonesia sebagai Pusat Maritim Dunia
Mari Bersama Menjaga Kekayaan dan Kedaulatan Laut Kita
Budidaya Ikan Yang Ramah Lingkungan Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Follow Twitter Kementerian Kelautan dan Perikanan @KemenKP
Kabar Gembira Untuk Kita Semua !! Pertama Dalam Sejarah, Indonesia Sukses Kembangbiakan Tuna
Berbudidaya Ikan Adalah Peluang Usaha Masyarakat

Pengarusutamaan Gender

Pengarusutamaan Gender atau PUG yaitu strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional, khususnya dalam lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan sesuai dengan Inpres No. 9 Tahun 2000 Tentang Pengarusutamaan gender dalam pembangunan nasional.

Pengarusutamaan gender (Gender Mainstreaming) adalah suatu strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender melalui perencanaan dan penerapan kebijakan yang berperspektif gender pada organisasi dan institusi. Pengarusutamaan gender merupakan strategi alternatif bagi usaha pencepatan tercapainya kesetaraan gender karena nuansa kepekaan gender menjadi salah satu landasan dalam penyusunan dan perumusan strategi, struktur, dan sistem dari suatu organisasi atau institusi, serta menjadi bagian dari nafas budaya di dalamnya. Strategi ini merupakan strategi integrasi kesamaan gender secara sistemik ke dalam seluruh sistem dan struktur, termasuk kebijakan, program, proses dan proyek, budaya, organisasi atau sebuah agenda pandangan dan tindakan yang memprioritaskan kesamaan gender berdasarkan Inpres No 9 Tahun 2000 yaitu Presiden menginstruksikan untuk melaksanakan pengarusutamaan gender guna terselenggaranya penyusunan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional yang berspektif gender sesuai dengan bidang tugas dan fungsi serta kewenangan masing-masing .[1] Pelaksanaan dan implementasi PUG juga didukung oleh UUD 1945 pasal 27 ayat 1 dan UU Nomor 7 tahun 1985 mengenai segala bentuk diskriminasi

Strategi pemberdayaan ini dirancang sebagai strategi alternatif untuk melengkapi dua strategi terdahulu, Women in Development (WID) dan Gender and Development (GAD), dan dideklarasikan semenjak tahun 1995 pada Forth World Conference on Women di Beijing.[2] WID sebagai strategi pertama popular pada 1975-1985 ketika tahun-tahun itu dideklarasikan oleh PBB sebagai “Dasawarsa PBB untuk Perempuan”.[3] Sejak saat itu, hampir semua pemerintahan dunia ketiga mulai mengembangkan Kementerian Peranan Wanita, dengan fokus utama meningkatkan peran wanita dalam pembangunan. Strategi peningkatan peran wanita dalam pembangunan ini didasarkan pada suatu analisis yang lebih memfokuskan pada kaum perempuannya. Strategi ini dibangun di atas asumsi bahwa permasalahan kaum perempuan berakar pada rendahnya kualitas sumber daya perempuan itu sendiri yang menyebabkan mereka tidak mampu bersaing dengan kaum laki-laki dalam masyarakat termasuk dalam pembangunan. Analisis ini mengharuskan adanya usaha untuk menghilangkan diskriminasi yang menghalangi usaha mendidik kaum perempuan.

image_pdfimage_print

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disebarkan.

Kamu bisa menggunakan HTML tags dan attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>