DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

Kilas Berita  
Bantuan Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Tual (22/3) - Tahun 2017, nelayan Maluku telah mendapatkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) berupa paket alat penangkapan ikan (API) ramah lingkungan, kapal penangkap ikan, serta fasilitasi permodalan bekerjasama dengan BRI, dan Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN). Bantuan pemerintah tersebut bertujuan untuk mendukung nelayan dalam meningkatkan kesejahteraannya. 

 

“Tahun 2017, kami sudah salurkan API ramah lingkungan sebanyak 98 paket, senilai Rp. 1,07 miliar jenis gillnet permukaan, gillnet dasa, pole and line,  rawai dasar, pancing tonda, dan handline kepada Koperasi Cakalang Indah Koperasi Nelayan Mina Malheno, dan Koperasi Futar Laut,” urai Sjarief Widjaja, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap.

 

Selain itu, Maluku juga telah menerima bantuan kapal penangkap ikan sebanyak 114 unit kapal ukuran <5 Gross Tonnnage (GT), 5 GT, 10 GT, dan 20 GT senilai Rp. 17,6 miliar, dimana disamping bantuan kapal penangkap ikan, nelayan juga menerima pas kecil, Gross Akte dan Surat Ukur.

 

“Bantuan kapal juga sudah kami distribusikan sebanyak 114 unit beragam ukuran senilai Rp. 17,6 miliar. Tentunya ini dapat menjadi salah satu alat bagi nelayan Maluku untuk dapat lebih banyak lagi ikan,” terang Sjarief.

 

Lebih lanjut Sjarief  juga menjelaskan, nelayan juga difasilitasi dengan bantuan permodalan dari BRI, dimana tahun 2017 total realisasi outstanding kredit nelayan (perikanan tangkap) sebesar Rp. 46,06 miliar dengan jumlah calon debitur sebanyak 2.413 orang yang diberikan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan komersial.

 

Sementara, untuk BPAN, sepanjang tahun 2017 jumlah realisasi asuransi nelayan di Provinsi Maluku dari target 4.950 orang terealisasi sebanyak 8.379 orang nelayan dengan total nilai premi sebesar Rp. 1,38 Milyar.

 

“Bantuan yang telah kami berikan saya harap dapat dimanfaatkan dengan baik, apalagi Maluku adalah tempat yang penuh dengan kekayaan laut, sehingga pastinya dapat memberikan nilai plus untuk nelayan Maluku dalam mencari rezeki. Tapi jangan lupa pesan Ibu Susi, nelayan jangan sampai lupa jaga kelestariannya,” pungkas Sjarief.

 

Sjarief juga menjanjikan bantuan untuk nelayan Maluku terus digelontorkan tahun ini dan tahun-tahun mendatang. Bahkan pihaknya dibantu Komisi IV DPPRI berkomitmen untuk makin berfokus pada bantuan untuk nelayan di wilayah timur Indonesia.

Cahyo Priono   22 Maret 2018   Dilihat : 206



Artikel Terkait:
Website Security Test