DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

Kilas Berita  
KKP Ajak Nelayan Bengkulu Gunakan Alat Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan

 

Bengkulu (6/3) - Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja melakukan audiensi dengan Plt. Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah dan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompida) setempat. Dalam audiensi tersebut, pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) meminta pemerintah daerah Bengkulu untuk mendukung pemerintah pusat dalam menyelesaikan penggantian alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan.

 

Pertemuang yang berlangsung di kantor Gubernur Bengkulu itu menindaklanjuti laporan nelayan tradisional yang melakukan aksi penolakan kapal perikanan yang menggunakan alat penangkapan ikan tidak ramah trawl atau pukat hela.

 

 

Sjarief juga berkesempatan menemui puluhan nelayan tradisional yang resah akibat kembali maraknya penggunaan pukat tarik karena dapat merusak ekosistem perairan di Bengkulu. Dalam dialog yang digelar di Masjid Istiqomah ini, Sjarief berpesan kepada nelayan untuk terus berkomitmen menjaga laut dengan menggunakan alat penangkapan ikan ramah lingkungan dan tidak merusak. 

 

Selanjutnya, Sjarief yang didampingi Direktur Kapal Penangkapan Ikan dan Alat Penangkapan Ikan Agus Suherman serta Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Ivan Syamsudin juga menemuli nelayan yang masih menggunakan alat penangkapan ikan tidak ramah lingkungan. Dia mengajak nelayan trawl di kampung nelayan Pulau Baai Bengkulu untuk dapat  beralih alat penangkapan ikan demi keberlanjutan laut dan sumber daya ikan di masa depan tetap lestari. (CP)

djpt   07 Maret 2018   Dilihat : 263



Artikel Terkait:
Website Security Test