BADAN RISET DAN SUMBER DAYA MANUSIA KELAUTAN DAN PERIKANAN

Kilas Berita  
Kerja Sama Pusriskan dengan Future University Hakodate guna Melestarikan Budidaya Laut

Kerja Sama Puriskan Hakodate

Jakarta – Menindaklanjuti pelaksanaan project kerja sama Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS) ‘Optimizing Mariculture based on Big Data with Decision Support System’ tahun 2018, Pusat Riset Perikanan bekerja sama dengan Future University Hakodate Japan mengadakan kegiatan Joint Coordination Committee (JCC), pada tanggal 15 Mei 2018, di Ruang Rapat Lantai 6 Gedung Balitbang KP 2.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Pusat Riset Perikanan didampingi Chief Technical Advisor Future University Hakodate, perwakilan peneliti lingkup BRSDM, Tim Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Tim JICA Indonesia.

“Pertemuan JCC ini adalah pertemuan pertama dari proyek ini. Kemarin kami sudah mendengar laporan dan diskusi yang sangat produktif mengenai rencana pelaksanaan proyek. Kita memiliki dua agenda penting hari ini, pertama adalah untuk menyetujui anggota rekan baru dan agenda kedua yakni menyetujui rencana implementasi yang mencakup pengembangan kapasitas dan rencana peralatan terperinci dan Asisten Teknis Ahli. Rencana kerja tahunan yang disepakati ini sangat penting dan akan digunakan sebagai panduan untuk mencapai tujuan yang diharapkan,”papar Toni Ruchimat, Kepala Pusat Riset Perikanan, membuka pertemuan.

Kerja sama ini berangkat dari kesadaran dua negara akan pentingnya melestarikan budidaya laut (Mariculture) di Indonesia. Namun kerusakan lingkungan merupakan hal yang tidak dapat dihindari dan memiliki dampak negatif terhadap mata pencaharian masyarakat pesisir, tidak hanya bagi nelayan tetapi juga bagi mereka yang terlibat dalam semua aspek bisnis terkait, seperti perdagangan dan pengolahan pasca panen. Selain itu, kondisi lingkungan yang diperburuk oleh fenomena perubahan iklim telah menyebabkan banyak masalah pada kegiatan budidaya laut, misalnya kematian ikan masal, pergeseran musim tanam rumput laut, terjadinya penyakit, dan penurunan produktivitas budidaya laut.

Kepala BRSDM, M. Zulficar Mochtar menyambut baik pertemuan koordinasi bersama pertama ini. Kolaborasi SATREPS ini akan dicatat sebagai tonggak sejarah tentang aplikasi teknologi, informasi dan komunikasi, Big Data dan Decision Support System (DSS) di sektor kelautan dan perikanan.

“Saya berharap pertemuan JCC ini akan mencapai semua tujuan dan dapat memberikan pedoman implementasi SATREPS di masa depan, BRSDM akan selalu mendukung proyek ini. Semoga proyek ini akan mencapai tujuannya dan mendukung pengembangan budidaya perikanan dan kelautan yang berkelanjutan serta meningkatkan produktivitasnya,” tegas Zulficar.

Harjuno Sistiyanto   15 Mei 2018   Dilihat : 99



Artikel Terkait:
Website Security Test