BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN

Kilas Berita  
Hingga Tenggat Waktu Penyerahan, SKIPM Yogyakarta Terima 20 Ikan Berbahaya Dari Masyarakat

Yogyakarta – Posko Penyerahan Ikan Berbahaya, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Yogyakarta telah menerima sebanyak 20 ikan berbahaya. Ikan tersebut merupakan hasil sukarela masyarakat yang memelihara ikan tersebut.

 

Kepala SKPIM Hafit Rahman menjelaskan, ada 9 warga yang menyerahkan ikan peliharaan ke kantor SKIPM Yogyakarta, yang terletak di Maguwoharjo, Depok, Sleman. Jenisnya berupa alligator dan sapu-sapu. “Untuk arapaima sendiri, memang tidak ada,” jelasnya.

 

“Setiap warga yang menyerahkan ikan berbahaya, rata-rata memelihara dua ekor ikan. Yang ada di kami yaitu 10 ikan jenis alligator dan 10 jenis ikan sapu-sapu,” tambah Hafit.

 

Hafit mengungkapkan, sejumlah ikan tersebut akan dikoordinasikan dengan lembaga konservasi, untuk dipastikan apakah perlu segera dimusnahkan atau tetap dibairkan hidup. Selanjutnya, setelah satu bulan masa penyerahan ini, pengamanan kepemilikan ikan berbahaya akan ditangani oleh kepolisian.

 

“Masyarakat diimbau agar memusnahkan secara mandiri atau menyerahkan ikan berbahaya tersebut ke kepolisian, karena jika tidak, pemilik ikan akan dapat dikenai sanksi,” jelasnya.

 

“Selepas tanggal 31 akan ada tindakan secara hukum berdasarkan UU. Kalau pelihara tanpa izin hukumannya 6 tahun atau denda Rp1,5 m. Kalau diketahui melepas ke alam hukuman 10 tahun atau denda Rp2 miliar,” tambah Hafit.

BKIPM   01 Agustus 2018   Dilihat : 63



Artikel Terkait:
Website Security Test