BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN

Kilas Berita  
Gelar Sosialisasi, SKIPM Palembang Berharap Masyarakat Sukarela Menyerahkan Ikan Berbahaya

Palembang – Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan bersama pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Palembang, Dinas Perikanan setempat dan Pos PSDKP menggelar sosialisasi tentang peraturan pelarangan ikan ikan berbahaya/invasif di Pasar Burung 16 Ilir pada Jumat (6/7).

 

Kepala SKIPM Palembang Sugeng Prayogo menjelaskan, bahwa kegiatan yang digelar ini bertujuan untuk memberitahukan tentang Peraturan Menetri Kelautan dan Perikanan No.41 tahun 2014 yang mengatur adanya 152 jenis ikan yang dilarang masuk ke wilayah Indonesia.

 

“Mohon kiranta bapak ibu tidak menjual ikan tersebut,” ungkap Sugeng.

 

Ia menambahkan, pihaknya secara intensif akan membuka Posko Penyerahan Ikan Invasif dari masyrakat mulai tanggal 1 hingga 31 Juli 2018. “Setelah tanggal tersebut, akan dilakukan penegakkan hukum sesuai Undang-undang Perikanan Nomor 45 tahun 2009,” jelasnya.

 

“Posko ini dibuka setiap hari, yakni Senin hingga Minggu. Bagi masyarakat yang ingin menyerahkan secara sukarela, sesuai Permen tersebut akan kami terima,” tambahnya.

 

Pembukaan ini disambut baik oleh masyarakat. Pemilik 5 ekor ikan alligator bernama Edi mengungkapkan, dirinya akan mencari nafkah sesuai aturan pemerintah. “Kami tidak mengetahui jika ini dilarang. Saya ikhlas menyerahkan ikan-ikan ini ke posko untuk tindakan selanjutnya,” imbuhnya.

BKIPM   06 Juli 2018   Dilihat : 440



Artikel Terkait:
Website Security Test