BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN

Kilas Berita  
SKIPM DIY Imbau Empat Warga Serahkan Ikan Arapaima

Sleman – Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Daerah Istimewa Yogyakarta menghimbau kepada empat orang warga pemilik ikan arapaima agar menyerahakan ikan tersebut kepada SKIPM.


“Dari data kami ada empat warga yang punya masing-masing satu sampai dua ikan arapaima. Salah satunya adalah penjual ikan hias yang juga pelihara arapaima,” ungkap Kepala SKIPM Yogyakarta Hafit Rahman pada Jumat (6/7).



Ia menambahkan, sebelum posko ditutup pada 31 Juli nanti, pihaknya akan proaktif untuk mendatangi warga yang memelaihara ataupun menjul ikan berbahaya. “Mereka dihimbau agar mau meneyrahkan ikan miliknya ke SKIPM Yogyakarta secara sukarela, atau memusnahkannya sendiri dan menginformasikan kepada kami,” tutur Hafit.

 

"Kami nanti akan datangi warga baik pemilik ataupun penjual ikan berbahaya. Petugas kami akan ke pasar ikan hias dan langsung ke rumah warga untuk menyampaikan pemberitahuan sekaligus memberikan surat undangan untuk sosialisasi terkait ikan berbahaya ini. Ada sekitar 40 undangan [sosialisasi] yang kami siapkan," tambahnya.

 

Sosialisasi kepada pemilik dan penjual ikan, lanjut Hafit, akan dilakukan di kantor SKIPM Yogyakarta di Sambilegi, Maguwoharjo, Depok dan Sleman pada Rabu, 11 Juli 2018 mendatang. “Diharapkan melalui sosialisasi ini warga dapat menyerahkan ikan berbahaya miliknya sebelum tenggat waktu yang diberikan,” tutup Hafit.

 

Sebagai informasi, Arapaima merupakan ikan yang masuk dalam kategori berbahaya karena merupakan ikan predator atau invasif.

 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui BKIPM telah menginstruksikan untuk membuka Posko Penyerahan Ikan Invasif yang akan dibuka hingga 31 Juli mendatang. Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41/ 2014 ada 144 jenis ikan yang dianggap berbahaya di antaranya sapu-sapu, tiger catfish, jaguar, piranha, red tail, aligator, dan arapaima gigas.

BKIPM   09 Juli 2018   Dilihat : 454



Artikel Terkait:
Website Security Test