KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
REPUBLIK INDONESIA

Kilas Berita  
FAQ Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok Tahun Anggaran 2018

 

1. Q : Apakah yang menjadi dasar hukum dari Prosedur Penyaluran Bantuan Budidaya ikan Lele Sistem Bioflok TA 2018 tersebut?
  A : Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Nomor 208/PER-DJPB/2017 Tentang Petunjuk teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Lele SIstem Bioflok Tahun 2018 pada Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya
     
2. Q :  Apa yang menjadi latar belakang kebijakan tersebut?
  A : Perikanan Budidaya saat ini menjadi tumpuan penting dalam menopang pembangunan perikanan nasional seiring dengan fenomena meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sumber pangan dan gizi yang aman dikonsumsi bagi kesehatan dalam upaya peningkatan katahanan pangan dan gizi masyarakat.
     
3. Q :  Mengapa usaha budidaya lele perlu dikembangkan?
  A : Secara ekonomis, usaha budidaya lele sangat menguntungkan karena ikan lele memiliki nilai ekonomi yang tinggi, tidak memerlukan perawatan yang rumit.
     
4. Q :  Mengapa ikan lele dapat meningkatkan gizi masyarakat?
  A : Ikan lele merupakan komoditas penghasil protein yang tinggi (kandungan protein 15 – 19%) sehingga sangat baik untuk pemenuhan gizi masyarakat akan protein hewani asal ikan
     
5. Q : Apakah tujuan dari penyaluran bantuan pemerintah budidaya ikan lele sistem bioflok ?
  A : Tujuan penyaluran bantuan ini adalah meningkatkan produksi ikan lele; mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan penerima bantuan pemerintah; dan mendorong peningkatan kemampuan usaha penerima bantuan.
     
6. Q :  Apa yang dimaksud dengan Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok?
  A : Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok adalah kegiatan Usaha Pembudidayaan Ikan lele yang menggunakan metode pemanfaatan gumpalan-gumpalan kecil yang tersusun dari sekumpulan mikroorganisme hidup yang melayang-layang di air.
     
7. Q : Apa keuntungan Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok?
  A : Keuntungan budidaya ikan lele sistem bioflok diantaranya masa budidaya yang lebih singkat, hemat air, lahan serta pakan, hasil panen dan keuntungan yang lebih tinggi.
     
8. Q : Apakah Usaha Pembudidayaan Ikan Lele Sistem Bioflok dapat diintegrasikan dengan komoditas lain?
  A : Ya tentu saja bisa, Pembudidayaan Ikan Lele Sistem Bioflok dapat diintegrasikan dengan tanaman sayuran yang dikenal dengan istilah Yumina yaitu integrasi usaha pembudidayaan ikan dengan sayuran
     
9. Q : Siapa sajakah yang bisa mendapatkan bantuan tersebut?
  A : Penerima Bantuan Pemerintah adalah pembudidaya ikan yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat, Kelompok Masyarakat Hukum Adat, Lembaga Swadaya Masyarakat, Lembaga Pendidikan, dan Lembaga Keagamaan.
     
10. Q : Apa yang dimaksud dengan POKDAKAN?
  A : POKDAKAN merupakan kepanjangan dari kelompok pembudidaya ikan
     
11. Q : Apa sajakah jenis, bentuk dan spesifikasi Bantuan Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok ini?
  A : Benih Ikan, Pakan Ikan, Obat Ikan dan Vitamin serta Prasarana, Sarana, dan Peralatan Operasional Peralatan Perikanan
     
12. Q : Apakah ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh penerima bantuan Ikan Lele Sistem Bioflok? Apa saja persyaratan nya?
  A :  Ya Ada, persyaratan tersebut meliputi persyaratan administrasi, persyaratan teknis dan persyaratan lokasi
     
13. Q : Apakah persyaratan lokasi yang harus dipenuhi oleh penerima bantuan Ikan Lele Sistem Bioflok?
  A : Persyaratan lokasi untuk pelaksanaan kegiatan Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok sebagai berikut:

 

  1. Berada pada kawasan minapolitan, lokasi Percepatan Industrialisasi Perikanan Nasional (PIPN), sentra perikanan budidaya;
  2. Berada pada daerah datar dengan kemiringan lebih kecil dari 10º (sepuluh) derajat;
  3. Memiliki tanah pembudidayaan ikan minimal seluas 400 M² (empat ratus meter persegi) yang jelas kepemilikannya (dimiliki atau dikuasai secara legal dan disepakati oleh calon Penerima Bantuan Pemerintah);
  4. Memiliki sumber air tawar;
  5. Memiliki sumber daya listrik minimal 900 (sembilan ratus) KWH; dan
  6. Memiliki aksesibilitas ke lokasi (transportasi dan komunikasi).
     
14. Q : Apakah ada pembinaan dalam proses peneriman bantuan Ikan Lele Sistem Bioflok?
  A : Ya Ada, Pembinaan kepada Penerima Bantuan Pemerintah meliputi aspek teknis dan manajemen usaha. Pembinaan dilakukan secara berkala dan berjenjang oleh Penyuluh, Dinas Kabupaten/Kota, Dinas Provinsi, UPT Direktorat Jenderal, dan Direktorat Jenderal
     
15. Q : Bagaimana cara mendapatkan bantuan Ikan lele system bioflok?
  A : Calon penerima bantuan mengajukan permohonan Bantuan Pemerintah kepada Direktur Jenderal cq. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya atau UPT Direktorat Jenderal atau melalui Dinas Kabupaten/Kota; Kemudian dilakukan proses identifikasi dan seleksi ; hasil nya di verifikasi oleh Pokja Pusat dan Pokja UPT, Usulan calon kelompok yang memenuhi persyaratan berdasarkan hasil verifikasi diusulkan kepada PPK untuk dilakukan penetapan yang selanjutnya disahkan oleh KPA sebagai penerima bantuan.
     

 

Untuk informasi lebih lengkap dapat di akses melalui link sebagai berikut :

http://www.djpb.kkp.go.id/index.php/arsip/c/618/PETUNJUK-TEKNIS-PENYALURAN-BANTUAN-PEMERINTAH-BUDIDAYA-
IKAN-LELE-SISTEM-BIOFLOK-TAHUN-ANGGARAN-2018/?category_id

admin KKP   03 Maret 2018   Dilihat : 2352



Artikel Terkait:
Website Security Test