KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
REPUBLIK INDONESIA

Kilas Berita  
FAQ Penyaluran Bantuan Pemerintah Gerakan Pakan Ikan Mandiri Tahun Anggaran 2018
1. Q : Apa yang dimaksud dengan Bantuan Gerakan Pakan Ikan Mandiri?
  A : Bantuan Gerakan Pakan Ikan Mandiri adalah bantuan yang diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada pembudidaya ikan berupa mesin pembuat pakan ikan dan bahan baku pakan ikan.
     
2. Q : Apa dasar hukum dari kebijakan strategi tersebut?
  A :
  • Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Nomor 220 /Per-Djpb/2017 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Gerakan Pakan Ikan Mandiri Tahun 2018
  • Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2017 tentang Pembudidayaan Ikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 166);
  • Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015–2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3)
     
3. Q : Apa latar belakang diberikannya Bantuan Gerakan Pakan Ikan Mandiri?
  A : Pakan ikan merupakan salah satu komponen penting dalam usaha perikanan budidaya. Secara teknis, biaya pakan dalam kegiatan budidaya adalah 60-80% dari biaya produksi. Kualitas dan kuantitas pakan ikan sangat menentukan hasil produksi serta keuntungan usaha pembudidayaan ikan. Ketersediaan pakan ikan komersial di Indonesia sangat bergantung pada bahan baku impor (80%) terutama berupa tepung ikan, tepung jagung, tepung kedelai, tepung ragi, dan tepung gandum. Ketergantungan terhadap impor menyebabkan harga pakan ikan akan semakin tinggi seiring dengan penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah.

 

Peningkatan harga nilai pakan ikan didorong pula oleh semakin berkurangnya penawaran serta peningkatan permintaan bahan baku pakan ikan dari berbagai negara di dunia yang berupaya meningkatkan produksi perikanan budidaya. Permasalahan ini memberikan ketidakpastian dalam usaha pembudidayaan ikan sehingga perlu dapat segera diatasi. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya telah menetapkan kebijakan Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari) untuk Tahun 2015-2019. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi melalui peningkatan efisiensi pembiayaan pakan dalam usaha pembudidayaan ikan.

     
4. Q : Apa tujuan bantuan gerakan pakan mandiri?
  A : Tujuan penyaluran bantuan gerakan pakan ikan mandiri Tahun 2018 adalah:

 

  1. meningkatnya pembuatan dan pemanfaatan pakan ikan secara mandiri dari berbagai jenis bahan baku lokal;
  2. mengurangi biaya produksi usaha budidaya; dan
  3. terbangunnya jejaring Pakan Mandiri Nasional.
     
5. Q : Berapa kontribusi peningkatan produksi dan margin keuntungan yang diharapkan dari bantuan ini?
  A : Sasaran penyaluran bantuan gerakan pakan ikan mandiri Tahun 2018 ini adalah meningkatnya produksi pakan ikan mandiri sebanyak ± 30.000 ton/tahun dan meningkatnya margin keuntungan budidaya air tawar mencapai ± 28%.
     
6. Q : Berapa jumlah paket yang diberikan dalam bantuan gerakan pakan ikan mandiri tahun 2018?
  A : Penyaluran bantuan gerakan pakan ikan mandiri Tahun 2018 sebanyak 250 paket bantuan mesin pembuat pakan ikan dan 250 paket bahan baku pakan ikan
     
7. Q : Apa bentuk bantuan gerakan pakan mandiri?
  A : Bantuan Pemerintah Gerpari diberikan dalam bentuk barang berupa mesin pembuat pakan ikan dan bahan baku pakan ikan dengan spesifikasi sebagai berikut :

 

  1. Bahan baku pakan ikan yang diserahkan kepada Penerima Bantuan sesuai dengan spesifikasi :

  1. Mesin Pembuat Pakan Ikan dengan spesifikasi :
  • Mesin penepung

Spesifikasi mesin penepung dengan kapasitas 100-200 kg/jam dan menggunakan mesin penggerak mesin diesel Kubota.

  • Mesin pencetak pakan ikan.

Spesifikasi mesin penepung dengan kapasitas 100-200 kg/jam dan menggunakan mesin penggerak mesin diesel Kubota.

     
8. Q : Apa saja persyaratan lokasi penerima bantuan gerakan pakan ikan mandiri?
  A : Persyaratan yang harus dipenuhi dalam pemilihan lokasi Penerima Bantuan Pemerintah Gerpari sebagai berikut:

 

  1. memiliki akses pada sumber ketersediaan bahan baku (produsen/penjual bahan baku atau pasar) dan akses penunjang lainnya sesuai dengan kebutuhan kegiatan atau alat (bahan bakar atau listrik);
  2. berada di kawasan minapolitan dan/atau berada di sentra budidaya air tawar; dan
  3. kemudahan aksesibilitas (transportasi minimal mudah dijangkau kendaraan roda-2 dan komunikasi).
     
9. Q : Apa saja persyaratan calon penerima bantuan gerakan pakan ikan mandiri?
  A : Persyaratan Penerima Bantuan Pemerintah Gerpari sebagai berikut:

 

A. Kriteria calon penerima bantuan pemerintah, yaitu:

1) Untuk kelompok masyarakat, kelompok masyarakat hukum adat,  lembaga swadaya masyarakat atau lembaga keagamaan :

  • diutamakan yang berbadan hukum dengan mengikuti ketentuan yang mengatur kelembagaan/organisasi; dan
  • sudah atau akan melakukan kegiatan dibidang perikanan budidaya.

2) Untuk lembaga pendidikan :

  • terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi atau Kementerian Agama; dan
  • sudah atau akan melakukan kegiatan dibidang perikanan budidaya.

B. Bbelum pernah menerima bantuan sejenis dalam waktu 2 (dua) tahun terakhir dari Kementerian Kelautan dan Perikanan;

C. mampu menyediakan bangunan/gudang/lahan yang memadai sesuai dengan jenis bantuan dan sanggup berproduksi secara kontinyu baik untuk memenuhi di dalam kelompok maupun dijual di kelompok lain yang dibuktikan dengan Surat Pernyataan;

D. anggota atau pengurus kelompok calon penerima bukan Aparatur Sipil Negara (ASN)/BUMN/TNI/POLRI, dan Penyuluh/PPB;

E. jumlah anggota kelompok bantuan minimal 10 (sepuluh) orang; dan

F. anggota atau pengurus memiliki sarana komunikasi (HP)Smartphone.

     
10. Q : Bagaimana cara untuk mendapatkan bantuan gerakan pakan ikan mandiri?
  A :

Mekanisme Penetapan Penerima Bantuan Pemerintah Gerpari, dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut:

  1. Direktorat Pakan dan Obat Ikanmelaksanakan sosialisasi terkait penyaluran paket Bantuan Pemerintah Gerpari Tahun 2018kepada Dinas Provinsi dan Dinas Kabupaten/Kota;
  2. calon Penerima Bantuan mengajukan permohonan Bantuan Pemerintah kepada Direktur Jenderal cq. Direktur Pakan dan Obat Ikan sesuai formulir1. Pengajuan permohonan selain ditujukan langsung ke Direktur Pakan dan Obat Ikan, juga dapat disampaikan melalui Dinas Kabupaten/Kota;
  3. usulan calon Penerima Bantuan yang disampaikan melalui Dinas Kabupaten/Kota berdasarkan usulan/proposal kelompok sesuaiformulir2;
  4. Direktur Jenderal menetapkanPokja Pusat, Tim Teknis Provinsi,dan Tim Teknis Kabupaten/Kota;
  5. berdasarkan usulan, Pokja Pusat melakukan identifikasi dan verifikasi calon Penerima Bantuan, melampirkan hasil dari identifikasi dan verifikasi berupa dokumen Berita Acara Hasil Identifikasi dan Verifikasi usulan calon Penerima Bantuan dan melampirkan Surat Pernyataan Kesiapan dan Kesanggupan Calon Penerima Bantuan sesuai, dan Data Ketersediaan Bahan Baku Pakan;
  6. usulan calon Penerima Bantuanyang memenuhi persyaratan berdasarkan hasil identifikasi dan verifikasiselanjutnya diusulkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) Satker Dit Pakan dan Obat Ikan untuk ditetapkan sebagai Penerima Bantuan dan disahkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA);
  7. Penerima Bantuanyang telah ditetapkan selanjutnya mengikuti mekanisme penyaluran bantuan dan memanfaatkan sebaik-baiknya sebagaimana tertuang pada Pakta Integritas sesuai formulir

 

Tata cara dan petunjuk untuk mendapatkan bantuan gerakan pakan ikan mandiri dapat diakses melalui link :

http://djpb.kkp.go.id/index.php/arsip/c/627/PETUNJUK-TEKNIS-PENYALURAN-BANTUAN-GERAKAN-PAKAN-IKAN-MANDIRI-
TAHUN-2018/?category_id=

admin KKP   03 Maret 2018   Dilihat : 1407



Artikel Terkait:
Website Security Test