Menteri Susi Hadiri Gelar Seni Budaya Bahari Bersama Nelayan Rembang

REMBANG (7/12) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengadiri Gelar Seni Budaya Bahari Bersama Nelayan di Alun-alun Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Kamis (7/12) malam. Pada kesempatan tersebut turut hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sjarief Widjaja, Bupati Rembang Abdul Hafidz, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Lalu M. Syafriadi, Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan KKP Agus Suherman, serta pejabat dari instasi pemerintah dan pejabat daerah lainnya.

Gelar Seni Budaya ini bertujuan memberikan hiburan kepada masyarakat, khususnya nelayan di Kabupaten Rembang dan sekitarnya. Di samping itu, terselip pesan-pesan kebaikan khususnya dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan secara lestari dan berkelanjutan. Seni dan budaya tersebut ditampilkan dalam bentuk pagelaran lukis dan tari serta pagelaran wayang kulit Ki Enthus Susmono dengan lakon berjudul “Pandawa Layar”.

Dalam sambutannya, Menteri Susi menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan KKP dengan dukungan para pihak terkait dalam mewujudkan kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan.

“Di samping sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, oleh Pak Jokowi saya diberi amanat sebagai Komandan Satgas 115. Lalu kita membuat gebrakan untuk menegakkan kedaulatan dan keberlanjutan. Illegal fishing kita berantas. Kapal asing kita usir. Kini ikan melimpah,” tegasnya.

“Presiden juga memiliki komitmen yang luar biasa dengan lahirnya Peraturan Presiden No. 44 tahun 2016 yang menegaskan bahwa usaha penangkapan ikan tertutup bagi asing. Laut Indonesia adalah milik nelayan Indonesia,” tambahnya di hadapan ratusan penonton yang hadir di tempat acara.

“Kedaulatan telah di tangan kita. Kewajiban kita semua untuk menjaganya, untuk rakyat dan bangsa kita. Ya kita semua, pejabat, rakyat, mahasiwa, Ormas, Parpol. Dan jangan lupa, Pak Presiden sudah mengatakan laut adalah masa depan bangsa. Masa depan bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk anak cucu kita,” pesannya untuk menjaga kelestarian laut dan sumber daya ikan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan gaya penuh canda menceritakan pengalamannya perjalanan dari Semarang menjuru Rembang dengan helikopter. Ia melihat pemandangan laut yang luar biasa. “Acara kita malam ini, Bu Susi punya mimpi sederhana yang indah. Ki Enthus akan bercerita tentang negara yang sangat luas dan kaya dengan sumber dayanya. Lalu kita harus memanfaatan dengan sebaik-baiknya dan menjaga kelestariannya dengan sebaik-baiknya pula,” papar Ganjar.

Sedangkan Bupati Rembang Abdul Hafidz pada sambutannya berbicara tentang potensi maritim Kabupaten Rembang yang dominan. “Di kabupaten yang tidak terlalu besar ini, 30 persen masyarakatnya adalah nelayan. Setiap hari bersentuhan dengan laut. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih atas kehadiran Ibu Menteri, Bapak Gubernur, beserta pehabat lainnya. Semoga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rembang,” harapnya.

Masyarakat tua, muda, dewasa, dan anak-anak menyambut antusias acara Gelar Seni dan Budaya tersebut. Bahkan terlihat pemandangan menarik ketika Menteri Susi ikut bergoyang ceria bersama anak-anak nelayan sekitar.

Lilly Aprilya Pregiwati
Kepala Biro Kerja Sama dan Humas KKP

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz