MFBIF Dorong Investasi dan Kerjasama Bisnis Kelautan dan Perikanan

nilantoKKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (16/2) kembali menyelenggarakan Marine and Fisheries Business and Investment Forum (MFBIF) yang ke-9 di Ballroom GMB III KKP. Forum ini bertujuan untuk mendorong percepatan kerjasama bisnis dan pengembangan investasi dan peningkatan pembiayaan di sektor kelautan dan perikanan.

“Presiden Indonesia, Pak Joko Widodo selalu bilang kalau laut adalah masa depan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kami ingin mengundang sebanyak-banyaknya teknologi dan investasi dari dalam dan luar negeri,” ungkap Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk KKP Nilanto Perbowo dalam sambutannya.

KKP ingin meningkatkan minat pelaku usaha untuk berinvestasi di industri pengolahan hasil perikanan dan pengembangan kemitraan, utamanya di lokasi-lokasi pengembangan sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT). Tujuannya meningkatkan nilai tambah, tingkat konsumsi dalam negeri, dan nilai ekspor ke berbagai negara tujuan pasar terutama untuk 9 komoditas yaitu udang, tuna, rumput laut, cakalang, rajungan/kepiting, pelagis kecil, ikan demersal, bandeng dan tilapia.

Nilanto berharap, forum bisnis dan investasi KKP mendapatkan dukungan dari semua pihak untuk bersama membangun di lokasi-lokasi SKPT guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada negara Spanyol yang telah bersedia berminat untuk melakukan investasi di Indonesia. “Pelaku usaha dari Spanyol presentasi bisnis di Spanyol, dan kita akan dengar apa yang diharapkan dari Indonesia,” ungkap dia.

Selain itu, Nilanto juga menyampaikan harapan agar perbankan yang turut hadir dalam forum tersebut membantu pendanaan pembangunan SKPT melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga revitalisasi pasar-pasar ikan yang terdapat di pulau-pulau kecil dan kawasan perbatasan.

Acara Indonesia Marine and Fisheries Business Investment Forum ini dihadiri sekitar 100 perwakilan instansi pemerintah, baik pusat dan daerah, LSM lokal, dan perusahaan pangan laut (seafood). Dalam rangkaian acara juga dilakukan penandatanganan MoU antara Director of Environment Office USAID/ RDMA dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan tentang The Oceans and Fisheries Partnership (USAID Oceans). (AFN/DS)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz