Hujan Deras di Bitung, Politeknik dan Balai Pelatihan Kelautan dan Perikanan Terkena Banjir Bandang

whatsapp-image-2017-02-13-at-08-22-49-1KKPNews, Bitung – Hujan deras yang mengguyur Kota Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (12/2) kemarin mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor. Dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Bitung, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Politeknik KP) Bitung dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Aertembaga, tak lepas dari terjangan banjir bandang. Pemerintah, seperti Pemda, TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bahu-membahu melakukan tindakan cepat terhadap musibah tersebut.

Pemerintah bersama para pegawai dan taruna bersama-sama mengupayakan pemulihan di lingkungan kampus dan balai. Selain itu, mereka juga turun untuk membantu masyarakat sekitar yang juga terkena dampak longsor dan terendam banjir.

“Kami memastikan seluruh taruna dan pegawai serta keluarganya selamat. Mengamankan BMN (Barang Milik Negara). Kami kirim tim dari Jakarta untuk membantu percepatan pemulihan kampus (Politeknik) dan balai (BPPP),” terang Kepala BPSDMP KP Rifky Effendi Hardijanto.

Menurutnya, Minggu (12/2) sore, KKP telah mengirimkan tim bantuan dari Jakarta ke Bitung untuk melakukan koordinasi internal dan eksternal serta identifikasi awal bencana. Ia mengatakan, KKP masih akan segera mengutus tim tambahan.

“Berdasarkan laporan tim yang sudah tiba di Bitung, hingga Minggu malam, Politeknik dan BPPP belum bisa dimasuki karena masih digenangi lumpur setinggi 1 Meter. Akses kendaraan juga tidak bisa masuk. Masih tertahan sejauh 3 KM di luar kampus Politeknik dan BPPP. Kami tengah mengupayakan perahu karet atau tindakan lainnya untuk dapat mencapai lokasi bencana,” papar Rifky.

Adapun Direktur Politeknik KP Bitung Bambang Suprakto mengatakan, banjir diawali dengan curah hujan yang sangat tinggi dan angin kencang sejak Pukul 01.30 – 08.00 WIT.

“Mulai Pukul 7 sudah terjadi kiriman air dari gunung sangat deras dan cepat melewati kampus Politeknik dan BPPP Aertembaga, sehingga kampus terendam air hingga satu setengah meter. Kondisi kami para pegawai dan taruna Alhamdulillah tidak ada korban dan celaka serta sehat walafiat. Bangunan yang rusak berupa pagar kampus sekitar 50 meter dan beberapa peralatan pendidikan, satu mobil dinas dan genset terendam air, rumah pegawai yang tertimbun lumpur dan pasir ada tujuh rumah. Pukul 14.30 WIT Bapak Walikota dan jajaran pimpinan Kota Bitung berkunjung ke Kampus. Saat ini kami bersama taruna dan pegawai melakukan evakuasi dokumen dan peralatan,” tutur Bambang.

Kerusakan juga terjadi di BPPP Aertembaga. Kepala BPPP Aertembaga Asep Suryana mengatakan, banjir bandang telah mengakibatkan rusaknya berbagai sarana dan prasarana di BPPP. Udang vanamae yang sedang dibudidayakan di tambak juga hilang terendam banjir. “Kami tengah dan terus mengupayakan penanganan terbaik yang dapat dilakukan,” tambah dia. (AFN/DS)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz