Serahkan DIPA 2017, Menteri Susi Harapkan KKP Bijak Gunakan Anggaran

Serahkan DIPA 2017, Menteri Susi Harapkan KKP Bijak Gunakan Anggaran

JAKARTA (8/12) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2017 kepada para pejabat eselon 1 di lingkungan KKP di Gedung Mina Bahari 1, Jakarta, Kamis (8/12).

Besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KKP Tahun 2017 adalah sebesar Rp 9,27 triliun, turun sebesar Rp4,53 triliun dibandingkan APBN KKP Tahun 2016 sebesar Rp13,8 triliun.

Susi mengungkapkan, penggunaan anggaran dengan alokasi yang tepat dapat membantu masyarakat Indonesia dalam menghadapi perlambatan ekonomi yang sedang terjadi di Indonesia. Ia berharap, DIPA dapat digunakan sebagai trigger (pemacu) kegiatan ekonomi masyarakat di Indonesia.

“Ramalan ekonomi dunia tidak membaik pada 2017. Bahkan, ekonom Indonesia beberapa kali bicara bahwa 2017 akan lebih sulit untuk Indonesia. Kita bantu masyarakat untuk keluar dari kesulitan pelambanan ekonomi. Dengan apa? Dengan stimulus dan bantuan yang kita punya,” ungkap Susi.

Dalam arahannya, Susi juga mengaku bangga atas kinerja seluruh jajaran KKP dalam dua tahun terakhir ini. Kerja keras tersebut membuat KKP meraih prestasi dan popularitas paling top dibanding kementerian/lembaga lain.

“Prestasi KKP, popularitas KKP, dari menterinya sampai departemennya, TOP, paling TOP. Kita sudah meraih beberapa insentif dan penghargaan, dari Menkeu, dari Presiden. Secara akreditasi kita dapatkan itu,” ujar Susi.

Namun, Susi juga mengingatkan jajarannya untuk selalu bekerja dengan nurani, terutama terkait dengan pemanfaatan anggaran KKP yang merupakan tanggung jawab KKP terhadap negara. Susi mengimbau agar para pegawai KKP tetap bekerja dengan jujur dan hati nurani yang bersih.

“Anda adalah yang terbaik dari yang lain-lain. Anda bisa memimpin, mengarahkan, dan bisa mengomando serta membetulkan kesalahan-kesalahan yang ada nantinya pada saat penggunaan anggaran ini,” tegas Susi.

Pada 2017, KKP sepakat memangkas kegiatan-kegiatan rapat dan seminar yang bersifat tidak terlalu penting dan mengutamakan kegiatan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat. Susi mengungkapkan bahwa masyarakat adalah stakeholder terbesar yang dimiliki oleh negara. Oleh karena itu, sudah merupakan tanggung jawab KKP untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Di penghujung arahannya, Susi mengharapkan para pegawai KKP dapat mempertanggungjawabkan anggaran yang diamanahkan negara kepada KKP. Ia pun berharap, KKP dapat mengelola anggaran dengan alokasi yang tepat dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Sekali lagi terima kasih atas semua support-nya, saya ucapkan selamat atas tanggung jawab ini. Semoga Anda bisa mempertanggungjawabkan secara administrasi dan secara nurani. Terima kasih,” tutup Susi.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz